Dalam sebuah acara pelatihan, seorang peserta bertanya kepada narasumber tentang fungsi dan manfaat perpustakaan di masa depan nanti, padahal menurutnya anak-anak di masa sekarang saja lebih suka mencari informasi di internet melalui bantuan Google dari pada mengunjungi perpustakaan.
Pertanyaan serupa mungkin juga muncul di benak para pembaca sekalian, setelah melihat fenomena keberadaan internet yang hampir menyediakan informasi yang diinginkan untuk memenuhi semua kebutuhan. Di kalangan sekolah bahkan sudah muncul istilah bahwa guru dapat kalah cerdas dari murid, bila murid sarapannya ditemani Google sementara guru sarapannya masih dengan pecel.
Pertanyaan pertanyaan tersebut muncul dalam sebagian besar masyarakat karena mereka masih mempersepsikan perpustakaan sebagai sebuah tempat berkumpulnya buku - buku dan koleksi - koleksi tercetak lainnya yang dijaga dan dirawat oleh seorang penjaga perpustakaan (pustakawan). Istilah penjaga perpustakaan di kalangan masyarakat kita juga nampak masih dominan, hal ini karena dalam memori kolektif mereka masih tertanam kesan tentang seorang penunggu perpustakaan yang judes, galak, seolah tidak berkenan dengan kehadiran kita di perpustakaan.
Untuk teman teman yang ingin melanjutkan membaca artikel ini, silakan klik Link ini...

Komentar
Posting Komentar